• Bibit Cabai Prima Agrihorti Tabulampot
  • Beras Merah Inpari 24 Gabusan
  • Garci - Tea
  • Pakuwon Fertilizer 1 kg
  • Bubuk Kakao 200 gr
  • Kopi Robusta 200 gr
  • Kopi Rabita 200 gr
  • Kopi Arabica Pakuwon 100 gr
  • Benih Cabai Lingga
  • Benih Cabai Kencana
  • Bibit Jambu Deli Hijau Tabulampot
  • Bibit Sawo Manila Tabulampot
  • Bibit Belimbing Dewi Tabulampot
  • Bibit Jambu Biji Kristal Tabulampot
  • Benih Bayam Giti Hijau
  • Benih Pepaya Merah Delima
  • Choco Chips Mocaf kecil
  • Egg Roll
  • Mie Coklat
  • Tepung Ubi Ungu 500 gr
  • Tepung Sukun 500 gr
  • Pupuk Organik Mutiara TTP Cigombong
  • Benih Cabai Tanjung - 2
  • Beras Fitrice 2 kg
  • Tepung Talas Dus 250 gr
  • Tepung Pisang 500 gr
  • Tepung Nangka Dus 250 gr
  • Bagelen Ganyong
  • Soes Mocaf
  • Ayam KUB
  • Cocovine
  • DEHAF Obat Demam Berdarah
  • Feromon Exi
  • Garcia

Cabai Inata Agrihorti dan Kentang Papita Agrihorti Siap Ramaikan Pasar Hortikultura Indonesia

Diposting oleh : Giani
20 Mei 2019
Kategori : Info_Aktual - Dibaca : 105 kali

Dua varietas hortikultura hasil perakitan para pemulia Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, melalui Balai Penelitian Tanaman Sayuran yaitu cabai Inata Agrihorti dan kentang Papita Agrihorti merupakan dua varietas yang dilepas tahun 2017 dan 2019 yang memiliki karakteristik berbeda dengan varietas sebelumnya.

Cabai merupakan salah satu komoditas strategis di Indonesia karena dapat memengaruhi tingkat inflasi akibat fluktuasi harga yang sering terjadi dipasaran, begitu juga dengan kentang yang  banyak berperan dalam memenuhi kebutuhan sayuran dan industri makanan.  Cabai Inata Agrihorti merupakan cabai hibrida hasil persilangan antara Tanjung 2 x PP 0537-7558, bentuk buah memanjang, berpundak  dengan warna buah tua merah serta rasa buah pedas. Daya simpan buah pada suhu 24 - 27 ºC  bisa mencapai 7 hari setelah panen dan hasil buah per hektar 14,17 - 19,72 ton. Menurut pemulianya yaitu Rinda Kirana, SP. MP., berdasarkan hasil uji preferensi, cabai ini disukai petani karena beberapa keunggulan, salah satunya berumur genjah sehingga  tingkat serangan penyakitnya sedik, iinput biaya produksi lebih kecil, dan daya simpan yang lama. Sedangkan bagi konsumen, khususnya ibu rumah tangga, cabai ini memiliki rasa berbeda dengan cabai pada umumnya.  

Begitu juga kentang Papita Agrihorti memiliki karakteristik berbeda dengan kentang yang sebelumnya dirilis oleh Balitsa. Papita Agrihorti merupakan hasil persilangan Atlantic x Granola, dengan umur panen 110 hari setelah tanam. Bentuk umbi memanjang dengan warna kulit umbi kuning muda sedangkan warna daging umbinya kuning.   Daya simpan umbi pada suhu ruangan bisa mencapai 3 bulan, dan salah satu keunggulan lain dari kentang ini adalah memiliki daya hasil tinggi yang bisa mencapai 20,1 - 23,9 ton. Kentang ini memiliki cita rasa yang enak sehingga dapat dijadikan french fries.  Salah satu perusahaan yang berminat untuk mengembangkan dan memproduksi Papita Agrihorti yaitu PT. ASAGRO.  PT. ASAGRO saat ini telah menyiapkan sarana dan prasarana pembibitan berupa  screen house dan berencana segera mengajukan kepeminatan lisensi.

Agar kedua varietas ini bisa lebih luas dan cepat pengembangannya secara komersial,  Balitbangtan melalui Balai PATP melakukan pemanduan penyusunan pengisian formulir Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) dan penyusunan deskripsi varietas baru.  Pemanduan ini dilakukan di Balai Penelitian Tanaman Sayuran (16/05/2019) dengan dihadiri oleh pemulia Inata Agrihorti, Rinda Kirana,SP,MP, pemulia Papita Agrihorti Juniarti Prihatiny Sahari,SP,MP serta bagian kerjasama Fauzi Haidar,S.Sos.  Melalui pemanduan ini diharapkan kedua varietas ini segera dapat didaftarkan perlindungan Hak PVT dan sehingga dapat segera dilakukan kerjasama lisensi.


  (0251) 8382563

bpatp@litbang.pertanian.go.id

Alamat

Jl. Salak No. 22 Kode Pos 16151 Bogor, Jawa Barat - Indonesia

Faks: (0251) 8382567

Jam Kerja

Senin - Jumat : 08:00 s/d 16:00

Server process time: 0.0449 secs.
Hak Cipta © 2019 BPATP. Semua Hak Dilindungi.