• Bibit Cabai Prima Agrihorti Tabulampot
  • Beras Merah Inpari 24 Gabusan
  • Garci - Tea
  • Pakuwon Fertilizer 1 kg
  • Bubuk Kakao 200 gr
  • Kopi Robusta 200 gr
  • Kopi Rabita 200 gr
  • Kopi Arabica Pakuwon 100 gr
  • Benih Cabai Lingga
  • Benih Cabai Kencana
  • Bibit Jambu Deli Hijau Tabulampot
  • Bibit Sawo Manila Tabulampot
  • Bibit Belimbing Dewi Tabulampot
  • Bibit Jambu Biji Kristal Tabulampot
  • Benih Bayam Giti Hijau
  • Benih Pepaya Merah Delima
  • Choco Chips Mocaf kecil
  • Egg Roll
  • Mie Coklat
  • Tepung Ubi Ungu 500 gr
  • Tepung Sukun 500 gr
  • Pupuk Organik Mutiara TTP Cigombong
  • Benih Cabai Tanjung - 2
  • Beras Fitrice 2 kg
  • Tepung Talas Dus 250 gr
  • Tepung Pisang 500 gr
  • Tepung Nangka Dus 250 gr
  • Bagelen Ganyong
  • Soes Mocaf
  • Ayam KUB
  • Cocovine
  • DEHAF Obat Demam Berdarah
  • Feromon Exi
  • Garcia

Meningkatkan Panen Padi dengan Menggunakan Peta Pemupukan Fosfat dan Kalium Sawah

Diposting oleh : Mumuh
8 Juni 2018
Kategori : Info_Teknologi - Dibaca : 94 kali

Tanah, tanaman, dan pupuk bagaikan setali mata uang yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Ketiganya saling menunjang untuk menghasilkan tanaman yang benar-benar subur dan produktif.

Tanah ibarat dapur yang menyediakan seluruh makanan yang dibutuhkan oleh tanaman selain sebagai tempat berdirinya tanaman. Di dalam dapur inilah disediakan semua keperluan tanaman yang diolah sedemikian rupa hingga menjadi santapan yang siap “dimakan” oleh tanaman.

Oleh sebab itu, jika bahan-bahan di dalam dapur tidak lagi lengkap maka jelas bahwa makanan yang disajikan pun tidak lengkap sesuai dengan kebutuhan. Salah satu bahan makanan yang harus tersedia dalam tanah adalah Nitrogen, Fosphat dan Kalium.

Nitrogen berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman, meningkatkan kadar protein dalam tanaman, di dalam tanah sebagai penyubur mikroorganisme yang mermanfaat. Fosphat berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan akar semai, mempercepat pertumbuhan tanaman, pembungaan dan pemasakan buah serta meningkatkan produksi biji-bijian. Sedangkan Kalium berfungsi untuk proses membuka dan menutupnya stoma (mulut daun), tanaman lebih tahan terhadap kekeringan, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama penyakit, memperkuat tubuh tanaman sepaya daun, bunga, dan buah tidak mudah rontok.

Oleh karena itu, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pertanian menghasilkan teknologi Peta Pemupukan Fosfat dan Kalium Sawah. Peta ini menyajikan informasi status hara P dan K lahan sawah di 18 provinsi, dapat membantu perencanaan kebutuhan dan distribusi pupuk P dan K di setiap provinsi, termasuk rekomendasi pemupukan spesifik lokasi.

Peta berskala 1 : 1.250.000 ini  tersusun dalam 18 buku dengan lampiran 36 gambar untuk melengkapi anjuran Menteri Pertanian terkait dengan rekomendasi pemupukan N, P dan K  pada padi sawah spesifik lokasi. Selain itu, diterbitkan pula peta berskala 1:50.000  yang dikemas dalam 8 buku dengan lampiran 16 gambar berisi rekomendasi pemupukan spesifik lokasi di 8 kabupaten. 


  (0251) 8382563

bpatp@litbang.pertanian.go.id

Alamat

Jl. Salak No. 22 Kode Pos 16151 Bogor, Jawa Barat - Indonesia

Faks: (0251) 8382567

Jam Kerja

Senin - Jumat : 08:00 s/d 16:00

Server process time: 0.0526 secs.
Hak Cipta © 2018 BPATP. Semua Hak Dilindungi.