• Bibit Cabai Prima Agrihorti Tabulampot
  • Beras Merah Inpari 24 Gabusan
  • Garci - Tea
  • Pakuwon Fertilizer 1 kg
  • Bubuk Kakao 200 gr
  • Kopi Robusta 200 gr
  • Kopi Rabita 200 gr
  • Kopi Arabica Pakuwon 100 gr
  • Benih Cabai Lingga
  • Benih Cabai Kencana
  • Bibit Jambu Deli Hijau Tabulampot
  • Bibit Sawo Manila Tabulampot
  • Bibit Belimbing Dewi Tabulampot
  • Bibit Jambu Biji Kristal Tabulampot
  • Benih Bayam Giti Hijau
  • Benih Pepaya Merah Delima
  • Choco Chips Mocaf kecil
  • Egg Roll
  • Mie Coklat
  • Tepung Ubi Ungu 500 gr
  • Tepung Sukun 500 gr
  • Pupuk Organik Mutiara TTP Cigombong
  • Benih Cabai Tanjung - 2
  • Beras Fitrice 2 kg
  • Tepung Talas Dus 250 gr
  • Tepung Pisang 500 gr
  • Tepung Nangka Dus 250 gr
  • Bagelen Ganyong
  • Soes Mocaf
  • Ayam KUB
  • Cocovine
  • DEHAF Obat Demam Berdarah
  • Feromon Exi
  • Garcia

Inventor Balitbangtan Produktif Menghasilkan Paten

Diposting oleh : Giani
17 Feb 2017
Kategori : Info_HKI - Dibaca : 225 kali

Badan Litbang Pertanian sebagai  institusi pemerintah dikenal produktif dalam penelitian, baik di bidang varietas tanaman, sarana pertanian, peternakan, maupun pasca panen pertanian. Hasil-hasil penelitian tersebut mempunyai  peluang besar untuk dapat diaplikasikan dalam upaya mengatasi kebutuhan di bidang pertanian, baik secara langsung digunakan pengguna ataupun pengembangan oleh industri.

Sebagai upaya dalam perlindungan hasil penelitian tersebut, Badan Litbang Pertanian memfasilitasi perlindungan kekayaan intelektual baik perlindungan varietas tanaman, paten, merek, cipta, maupun yang lainnya. Untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya perlindungan HKI dan alih teknologi,  telah dilaksanakan sosialisasi HKI dan Alih Teknologi. Sosialisasi yang dilaksanakan untuk ke dua kalinya di tahun 2016 ini berlangsung dari 17 – 19 Februari 2016 bertempat di ruang pertemuan utama BPTP Bali, dengan peserta unit pelaksana teknis di bawah Balitbangtan untuk wilayah Indonesia bagian tengah.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BPTP Bali, Ir. A.A.N. B. Kamandalu, M.Si. Dalam pembukaan disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting dalam memberikan pemahaman yang lebih baik terkait HKI dan Alih Teknologi, serta bagaimana penyusunan drafting paten yang belum banyak dikuasai peneliti Balitbangtan. Kepala BPTP juga mengungkapkan rasa gembira atas terselenggaranya kegiatan di daerah Bali yang secara tidak langsung sebagai sarana promosi bagi BPTP Bali dan secara umum bagi pariwisata di Bali.

Sosialisasi hari pertama diawali dengan pemaparan informasi terkait pemanfaatan sistem HKI dalam kegiatan Litbang Pertanian dan Meningkatkan Inovasi Teknologi yang disampaikan oleh Nurjaman, S.TP, MM. Dilanjutkan dengan pemaparan informasi terkait sosialisasi kerjasama lisensi yang disampaikan oleh Yadi Rusyadi, S.Si, M.Si. Acara hari pertama diakhiri dengan pemaparan panduan dalam penulisan spesifikasi Paten oleh Dr Toto Sutater.

Hari ke dua dan tiga sosialisasi dilanjutkan dengan pendampingan penulisan paten. Pada kesempatan tersebut ada 9 paten yang telah berhasil dipandu dalam penulisannya, yaitu 2 invensi dari BPTP Bali, 1 invensi dari BPTP Sulawesi Tenggara, 3 invensi dari BPTP Jatim, 1 Invensi dari Balittas, dan 2 Invensi dari BPTP Kalsel. Pada kesempatan tersebut juga ada 1 invensi yang siap untuk segera dikembangkan oleh industry, yaitu alat pemberas Jagung dari BPTP NTT.

Berdasarkan respon peserta, terungkap bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting dalam memberikan pemahaman atau penyegaran kembali terkait penulisan paten dan alih teknologi agar dapat meningkatkan jumlah paten dan teknologi yang dialihteknologikan kepada dunia industri.  Harapannya, sosialisasi ini dapat dapat dilaksanakan secara intensif di masing-masing unit kerja lingkup Balitbangtan.



  (0251) 8382563

bpatp@litbang.pertanian.go.id

Alamat

Jl. Salak No. 22 Kode Pos 16151 Bogor, Jawa Barat - Indonesia

Faks: (0251) 8382567

Jam Kerja

Senin - Jumat : 08:00 s/d 16:00

Server process time: 0.0523 secs.
Hak Cipta © 2019 BPATP. Semua Hak Dilindungi.