• Bibit Cabai Prima Agrihorti Tabulampot
  • Beras Merah Inpari 24 Gabusan
  • Garci - Tea
  • Pakuwon Fertilizer 1 kg
  • Bubuk Kakao 200 gr
  • Kopi Robusta 200 gr
  • Kopi Rabita 200 gr
  • Kopi Arabica Pakuwon 100 gr
  • Benih Cabai Lingga
  • Benih Cabai Kencana
  • Bibit Jambu Deli Hijau Tabulampot
  • Bibit Sawo Manila Tabulampot
  • Bibit Belimbing Dewi Tabulampot
  • Bibit Jambu Biji Kristal Tabulampot
  • Benih Bayam Giti Hijau
  • Benih Pepaya Merah Delima
  • Choco Chips Mocaf kecil
  • Egg Roll
  • Mie Coklat
  • Tepung Ubi Ungu 500 gr
  • Tepung Sukun 500 gr
  • Pupuk Organik Mutiara TTP Cigombong
  • Benih Cabai Tanjung - 2
  • Beras Fitrice 2 kg
  • Tepung Talas Dus 250 gr
  • Tepung Pisang 500 gr
  • Tepung Nangka Dus 250 gr
  • Bagelen Ganyong
  • Soes Mocaf
  • Ayam KUB
  • Cocovine
  • DEHAF Obat Demam Berdarah
  • Feromon Exi
  • Garcia

Green Leaves Concentrate (GLC) Bikin Ternak Beranak Setiap Tahun.

Diposting oleh : Mumuh
6 November 2017
Kategori : Info_Teknologi - Dibaca : 576 kali

Konsentrat hijau atau Green Leaves Concentrate (GLC) mampu meningkatkan hormon reproduksi sehingga mempercepat masa birahi dan beranak setiap tahun.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), melalui Peneliti Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Dr. RA Yeni Widiawati, menemukan formula konsentrat hijau yang diberi nama Green Leaves Concentrate (GLC). GLC mengadung nutrisi yang diekstrasi dari empat macam tepung daun yaitu daun Gliricidia, daun Leucaena, daun Indigofera dan daun Katuk. Keempat daun tersebut dipilih karena kaya kandungan protein dengan profil asam amino lengkap. Protein dan asam amino inilah yang menjadi sumber protein konsentrat menggantikan peran serealia dalam konsentrat konvensional. Secara teknis konsentrat hijau juga berperan menjaga mutu produk ternak lebih sehat karena mengandung beta karoten, vitamin E, tanin, saponin, dan xantofil. Selain itu, ada juga kandungan senyawa lain yang efek herbal dan antioksidan, sehingga memberi manfaat sebagai pakan fungsional.

Selain itu keunggulan lain dari invensi ini adalah formula GLC dapat meningkatkan kandungan protein dari pakan basal. Untuk induk produktif, GLC dapat meningkatkan hormone reproduksi yang akan mempercepat masa birahi. Dengan demikian, induk dapat segera dikawinkan setelah melahirkan. Hal ini berarti pula memperpendek jarak beranak (calving interval) sehingga dapat menghasilkan anak setiap tahun.

Dengan demikian invensi ini dapat menjawab permasalahan yang selama ini di hadapi oleh para peternak ruminansia yaitu pakan dan reproduksi ternak. Pakan menyumbang 70% dari total biaya produksi sebuah peternakan, terutama ternak ruminansia. Dengan alasan lebih praktis, banyak peternak memilih pakan konsentrat ketimbang pakan hijauan sebagai pakan utama bagi ternaknya. Melambungnya harga pakan konsentrat yang berasal dari serealia, nyaris setiap saat membuat biaya produksi pun kian meningkat. Repotnya, peternak pun makin bergantung pada konsentrat sekaligus mengabaikan nutrisi hijauan pakan yang merupakan sumber konsentrat hijau. Idealnya, konsumsi harian pakan hijauan untuk ruminansia mencapai 70% dari total ransum. Padahal konsentrat hijau penting karena berfungsi mengoreksi kekurangan nutrisi yang tidak bisa didapatkan dari bahan lain. Pemanfaatan hijauan pakan memiliki kandungan nutrisi setara dengan konsentrat, sehingga dapat memperbaiki kinerja produksi, sekaligus mengurangi biaya pakan seiring berkurangnya penggunaan konsentrat buatan pabrik. Terlebih lagi pakan konsentrat umumnya berasal dari import.


  (0251) 8382563

bpatp@litbang.pertanian.go.id

Alamat

Jl. Salak No. 22 Kode Pos 16151 Bogor, Jawa Barat - Indonesia

Faks: (0251) 8382567

Jam Kerja

Senin - Jumat : 08:00 s/d 16:00

Server process time: 0.3422 secs.
Hak Cipta © 2019 BPATP. Semua Hak Dilindungi.