• Bibit Cabai Prima Agrihorti Tabulampot
  • Beras Merah Inpari 24 Gabusan
  • Garci - Tea
  • Pakuwon Fertilizer 1 kg
  • Bubuk Kakao 200 gr
  • Kopi Robusta 200 gr
  • Kopi Rabita 200 gr
  • Kopi Arabica Pakuwon 100 gr
  • Benih Cabai Lingga
  • Benih Cabai Kencana
  • Bibit Jambu Deli Hijau Tabulampot
  • Bibit Sawo Manila Tabulampot
  • Bibit Belimbing Dewi Tabulampot
  • Bibit Jambu Biji Kristal Tabulampot
  • Benih Bayam Giti Hijau
  • Benih Pepaya Merah Delima
  • Choco Chips Mocaf kecil
  • Egg Roll
  • Mie Coklat
  • Tepung Ubi Ungu 500 gr
  • Tepung Sukun 500 gr
  • Pupuk Organik Mutiara TTP Cigombong
  • Benih Cabai Tanjung - 2
  • Beras Fitrice 2 kg
  • Tepung Talas Dus 250 gr
  • Tepung Pisang 500 gr
  • Tepung Nangka Dus 250 gr
  • Bagelen Ganyong
  • Soes Mocaf
  • Ayam KUB
  • Cocovine
  • DEHAF Obat Demam Berdarah
  • Feromon Exi
  • Garcia

Jamu Ternak Fermentasi Untuk Stamina Ternak Unggas

Diposting oleh : superadmin
20 Oktober 2017
Kategori : Info_Teknologi - Dibaca : 1115 kali

Keragaman hayati Indonesia khususnya tanaman herbal dapat dimanfaatkan menjadi berbagai bahan dasar untuk kepentingan pengobatan. Salah satu pemanfaatan tanaman herbal tersebut adalah untuk pembuatan jamu ternak unggas. Seperti halnya manusia, ayam juga perlu diberi jamu untuk memelihara kesehatannya atau mengobati penyakit. Khasiat dari jamu tradisional untuk ayam ini tidak kalah dengan obat-obatan kimia yang biasa digunakan, selain itu harganya murah dan mudah didapat. Pemakaian obat kimia pada ternak unggas secara terus-menerus dapat menimbulkan resistensi dan residu dalam produk (daging dan telur). Oleh karena itu, herbal dipilih sebagai sebagai substitusi obat kimia atau feed additives baik di dalam pakan maupun air minum. Ramuan herbal yang terdiri atas bahan-bahan pilihan dapat dibuat jamu melalui proses fermentasi yang telah diuji pada ternak unggas (ras dan lokal). Jamu herbal tersebut digunakan sebagai probiotik (pengganti antibiotik kimia), sehingga diperoleh produk daging dan telur ayam yang aman serta bebas residu antibiotik.


Jamu ternak hasil fermentasi yang merupakan hasil invensi Badan Litbang Pertanian terdiri dari campuran simplisia tanaman temu-temuan, sambiloto, sirih dan bawang putih yang berperan sebagai imunomodulator dan bersifat antivirus pada manusia. Untuk membuat pakan berkualitas semua bahan harus difermentasi terlebih dahulu. Teknologi jamu fermentasi ini memiliki keunggulan, antara lain dapat meningkatkan sistem imun, memperbaiki produktivitas ayam, sebagai obat alternatif atau pengendali penyakit endemik flu burung (H5N1), dapat mengurangi biaya untuk vaksinasi, serta meningkatkan nilai ekonomi tanaman obat. Formula yang merupakan teknologi budidaya ayam organik ini juga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pakan melalui FCR (Feed Convertion Ratio).



  (0251) 8382563

bpatp@litbang.pertanian.go.id

Alamat

Jl. Salak No. 22 Kode Pos 16151 Bogor, Jawa Barat - Indonesia

Faks: (0251) 8382567

Jam Kerja

Senin - Jumat : 08:00 s/d 16:00

Server process time: 0.0580 secs.
Hak Cipta © 2019 BPATP. Semua Hak Dilindungi.