• Bibit Cabai Prima Agrihorti Tabulampot
  • Beras Merah Inpari 24 Gabusan
  • Garci - Tea
  • Pakuwon Fertilizer 1 kg
  • Bubuk Kakao 200 gr
  • Kopi Robusta 200 gr
  • Kopi Rabita 200 gr
  • Kopi Arabica Pakuwon 100 gr
  • Benih Cabai Lingga
  • Benih Cabai Kencana
  • Bibit Jambu Deli Hijau Tabulampot
  • Bibit Sawo Manila Tabulampot
  • Bibit Belimbing Dewi Tabulampot
  • Bibit Jambu Biji Kristal Tabulampot
  • Benih Bayam Giti Hijau
  • Benih Pepaya Merah Delima
  • Choco Chips Mocaf kecil
  • Egg Roll
  • Mie Coklat
  • Tepung Ubi Ungu 500 gr
  • Tepung Sukun 500 gr
  • Pupuk Organik Mutiara TTP Cigombong
  • Benih Cabai Tanjung - 2
  • Beras Fitrice 2 kg
  • Tepung Talas Dus 250 gr
  • Tepung Pisang 500 gr
  • Tepung Nangka Dus 250 gr
  • Bagelen Ganyong
  • Soes Mocaf
  • Ayam KUB
  • Cocovine
  • DEHAF Obat Demam Berdarah
  • Feromon Exi
  • Garcia

Benih TSS Mampu Gandakan Produksi Bawang Merah

Diposting oleh : superadmin
19 Juni 2017
Kategori : Info_Teknologi - Dibaca : 85 kali

Bawang Merah, Siapa yang tidak kenal dengan salah satu bahan bumbu dapur yang satu ini?

Hampir dipastikan setiap dapur rumah tangga memiliki bumbu yang satu ini. Oleh karena itu Pemerintah saat ini sedang berupaya untuk menggenjot produksi bawang merah, namun upaya tersebut masih terkendala ketersediaan benih bermutu dalam jumlah cukup serta tepat waktu dan varietas. Inovasi Balitbangtan yaitu teknik pembenihan dengan biji botani (True Shailot Seed atau TSS) diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut.


Hingga saat ini petani bawang merah di Indonesia masih bergantung pada penggunaan benih yang berasal dari umbi. Hak tersebut berlangsung turun temurun. Kekurangan benih bermutu setiap tahunnya berkisar antara 65-70 % yang dipenuhi dari umbi konsumsi bahkan impor.


Peningkatan permintaan bawang merah dari tahun ke tahun, berakibat terkendalanya sumber benih dari umbi konsumsi. Pemakaian benih bermutu rendah tidak hanya berdampak pada penurunan produksi dan kualitas, namun juga rentan terhadap hama penyakit.


Balitbangtan melalui Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) mampu menjawab tantangan kendala akan ketersediaan benih bawang, telah sukses menghasilkan inovasi perbenihan bawang merah secara generative dengan biji atau TSS. Benih jenis ini dihasilkan dari bunga/umbel bawang merah yang sudah tua dengan masa tanam sekitar empat bulan dan kemudian diproses sebagai benih. Melalui teknologi TSS, dihasilkan umbi minoi yang dapat memperbaiki kualitas benih bawang merah.


Artikel lengkap mengenai keunggulan dari teknologi inovasi benih TSS ini dapat dibaca pada suplemen Majalah Sains Indonesia edisi 66 Agrotek.

File dapat diunduh pada alamat: http://bpatp.litbang.pertanian.go.id/balaipatp/Menu?id_menu_sub=22
dengan mengetik “Suplemen Agrotek MSI 66 Juni 2017” pada kolom search


  (0251) 8382563

bpatp@litbang.pertanian.go.id

Alamat

Jl. Salak No. 22 Kode Pos 16151 Bogor, Jawa Barat - Indonesia

Faks: (0251) 8382567

Jam Kerja

Senin - Jumat : 08:00 s/d 16:00

Server process time: 0.0391 secs.
Hak Cipta © 2017 BPATP. Semua Hak Dilindungi.