• Ayam KUB
  • Cocovine
  • DEHAF Obat Demam Berdarah
  • Feromon Exi
  • Garcia

Sejarah Balai


Badan Litbang Pertanian mulai tahun 1999 mengembangkan paradigma baru yaitu Komunikasi, Promosi dan Komersialisasi, dengan maksud untuk mengembangkan teknologi secara komersial melalui dunia usaha untuk memperoleh cost recovery.

Dengan demikian, perlu adanya jembatan sebagai wahana alih teknologi dari Badan Litbang Pertanian ke dunia usaha atau industri pertanian. Dalam Rapim Badan Litbang Pertanian tanggal 30 Oktober 1998, diadakan seminar tentang perlunya pembentukan Kantor Kekayaan Intelektual dan Alih Teknologi. Sebagai tindak lanjutnya pada 30 Juni 1999 Badan Litbang Pertanian membuat Piagam Kerjasama dengan Yayasan Penelitian Pertanian Indonesia (YPPI) nomor LB 310.46.1999 dan nomor 01/YPPI-KIAT/VI/99 perihal pendirian Kantor Pengelolaan Kekayaan Intelektual dan Alih Teknologi (KP-KIAT). YPPI sendiri didirikan dengan Akte Notaris Ny. Yetty Thaher SH No. 46 tanggal 20 Agustus 1997 dan terdaftar dalam Tambahan Berita Negara RI No. 122 tanggal 23 September 1997. Pembentukan KP-KIAT tertuang dalam Keputusan Badan Pengurus YPPI nomor 02/YPPI-KIAT/VII/99 tanggal 1 Juli 1999. Selanjutnya pada tanggal 13 Juli 1999, Menteri Pertanian meresmikan terbentuknya KP-KIAT tersebut dengan menandatangani sebuah prasasti. Sejak terbentuknya KP-KIAT, alih teknologi komersial dari Badan Litbang Pertanian kepada dunia usaha, dilakukan oleh KP-KIAT.

KP-KIAT merupakan lembaga alih teknologi yang mempunyai fungsi dan tugas pelayanan kepada masyarakat dunia usaha untuk mensosialisasikan dan mengalihkan teknologi pertanian dari UPT-UPT lingkup Badan Litbang pertanian kepada dunia usaha. UPT-UPT tersebut meliputi sejumlah Balai Besar, Balai Penelitian, dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian penghasil teknologi, yang sebagian inovasi teknologinya perlu dialihkan kepada dunia usaha melalui lisensi dengan tujuan untuk mengembangkan teknologi secara masal, membuka usaha baru dan lapangan kerja di bidang pertanian. Pendapatan yang diusahakan KP-KIAT merupakan cost recovery aset negara serta royalty sebagai penghargaan dan insentif bagi peneliti.

Alih teknologi dilaksanakan setelah KP-KIAT dan UPT yang bersangkutan membuat Perjanjian Kerjasama Alih Teknologi serta berkoordinasi tentang teknologi yang akan dilindungi HKI dan dilisensikan. Selanjutnya KP-KIAT melakukan promosi dan negosiasi dengan Pihak Ketiga untuk persiapan alih teknologi. Apabila kesepakatan tercapai, Perjanjian Kerjasama Alih Teknologi (Lisensi) dibuat antara KP-KIAT dengan Pihak Ketiga dan diketahui oleh Kepala UK/UPT yang teknologi.

Berdasar PP 20/2005 pasal 16 lembaga litbang wajib membentuk unit kerja yang bertanggung jawab dalam pengelolaan KI dan alih teknologi. Unit Kerja Pengelola Alih Teknologi mempunyai peran vital dalam alih teknologi dan pemanfaatan teknologi hasil penelitian Badan Litbang Pertanian. Peran itu sama pentingnya dengan peran penelitian dalam penemuan/perekayasaan teknologinya sendiri. Tugas Unit Kerja Pengelola Alih Teknologi merupakan jembatan alih teknologi antara Badan Litbang Pertanian dengan stake holder. Tugas Unit Kerja Pengelola Alih Teknologi merupakan tugas yang sangat kompleks yang harus ditangani secara menyeluruh dan terencana. Dengan demikian, perlu ada penataan yang terencana bagi Unit Kerja Pengelola Alih Teknologi di Badan Litbang Pertanian sebagai pengganti KP-KIAT dengan membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) minimal setara dengan eselon III.

Dalam implementasi peraturan perundangan tersebut di atas, Kementerian Pertanian melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 49 tahun 2007 tanggal 8 Juni 2007 membentuk Unit Kerja Pengelola Alih Teknologi di dalam struktur Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang diberi nama Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian yang disingkat BPATP. Untuk merespon dinamika dan menyesuaikan dengan perkembangan yang ada, maka telah diterbitkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 29/Permentan/OT.140/3/2013 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian

 

  (0251) 8382563

bpatp@litbang.pertanian.go.id

Alamat

Jl. Salak No. 22 Kode Pos 16151 Bogor, Jawa Barat - Indonesia

Faks: (0251) 8382567

Jam Kerja

Senin - Jumat : 08:00 s/d 16:00

Server process time: 0.0707 secs.
Hak Cipta © 2017 BPATP. Semua Hak Dilindungi.